ibnusetyawan

Just another WordPress.com site

Terjatuh

leave a comment »

Pagi yang menyakitkan,
Remuk dan perih kala terbangun
Sekujur tubuh seakan menjerit
Disertai dahaga lapar memanggil

Sarapan pun seadanya
Tertatih saat menyiapkan

Diantara pagi dan malam hari
Saat kita terjatuh
Dia masih bermurah hati
Nafas yang masih bekerja
Kaki yang masih bisa melangkah
Tangan yang masih bisa menopang
Dan segalanya tanpa melihat
Siapa pun dirinya..

Terima kasih sang pengasih
Atas syukur dan teguran darimu
Pada diriku yang lalai mengingatmu..

(Is@btm, 09012011)

Written by The Prince Setyawan

January 9, 2011 at 8:45 am

Posted in Catatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: